Seni
adalah sebuah karya cipta dari
segala hal yang mengandung unsur keindahan, sehingga mampu membuat orang yang
melihat atau mendengarnya menjadi senang atau bahagia. Biasanya sebuah
seni dapat membuat hati dan pikiran tenang ketika sedang badmood. Terutama pada
seorang seniman, seni baginya seperti kehidupan kedua setelah kehidupan nyata.
Hidup akan terasa abu-abu tanpa adanya sebuah seni dalam kehidupan. Seni
membuat hidup menjadi lebih berwarna.
Manusia
dalam kesehariannya tidak luput dengan keberadaan seni. Setiap langkahnya mereka
akan selalu menjumpai seni di berbagai tempat. Baik itu seni visual, audio,
maupun audio visual. Seni melatih seseorang dalam menjalani hidup kreatif. Hidup
monoton tanpa kehadiran seni akan berdampak pada kesehatan psikis seseorang. Dengan
kata lain, seni adalah obat dari jiwa dan pikiran ketika sedang jenuh ataupun
lelah.
Belajar
seni bukan hanya pada media pertemuan formal (sekolah, seminar, kursus) tetapi
belajar seni dapat melalui diri sendiri (kesadaran jiwa, otodidak). Seorang yang
memang sudah terahir dengan bakat seni, ia akan mempunyai peluang lebih untuk bisa
berekspresi dengan seni. Dalam berekspresi melalui seni tidak diharuskan
seseorang harus menempuh pendidikan seni. Karena seni sejatinya dapat dipelajari
oleh setiap orang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa,
bahkan lansia.
Lalu
bagaimana mahasiswa bisa belajar seni kalo kampusnya non seni? Bukankah banyak
hal yang harus diperhatikan dalam berseni? Akankah penting bagi meraka
mempelajari dan sedikit saja mengetahui peran seni dalam prodinya?
Perlu
ditekankan lagi bahwa setiap kehidupan tidak luput dengan yang namanya seni. Dalam
berbicara seorang akan lebih berwibawa jika menggunakan seni (seni dalam
berkomunikasi). Dalam membaca al-Qur’an suara akan lebih nyaman didengar jika
meggunakan seni (seni qiroatul Qur’an). Dalam memotret gambar akan terlihat memiliki
makna jika fotografer memiliki seninya (seni fotografi) serta dalam menulis tulisan
akan lebih mudah dipahami jika penulis mengetahui teknik dan seninya (seni
menulis). Semua itu adalah gambaran seni dalam kehidupan sehari-hari yang
bahkan bisa diterapkannya supaya sebuah makna tersampaikan dengan mudah. Pada intinya
secara garis besar seni itu mempermudah urusan, bukan mempersuit urusan.
Mahasiswa
non seni dapat menerapkan seni dalam prodinya agar prodi yang ditekuni lebih menarik.
Selain itu, para mahasiswa dapat berekspresi sesuai dengan kemampuannya bahkan bisa
lebih dari mahasiswa seni. Mahasiswa non seni tidak menutup kemungkinan bahwa
mereka buta seni. Tidak sama sekali! Mereka bisa berekspresi di luar kegiatan
kampus. Menyalurkan bakat dan minat berseni melalui media apapun. Bahkan tidak
sedikit mahasiswa yang menggunakan seni dan mengembangkannya sebagai ajang untuk
berbisnis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar